muliagold.com - Harga emas spot ditutup menguat tajam pada sesi perdagangan akhir pekan (17/6) mencatatkan keuntungan lebih dari $20 setelah pasar mulai berburu asset safe-haven jelang Referendum Inggris pekan ini.

Pagi ini, harga emas dibuka sedikit lebih rendah menyusul vote terbaru yang menunjukkan dominasi "Stay" Inggris di Uni Eropa oleh dua lembaga survey pada hasil Sabtu.
 
Namun demikian hasil survey yang terus akan berubah jelang jadwal Referendum Inggris pada 23 Juni mendatang akan mendukung pasar eams kembali diuntungkan ditengah ketidakpastian kondisi global.
 
Pada sesi perdagangan Jum'at (17/6) - Dipasar emas spot, harga emas ditutup naik tajam sebanyak $20.10 atau 1.57% berakhir pada level $1,297.980, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,299.355 dan serendah $1,276.415.
 
Dipasar emas berjangka, harga emas (Agustus) ditutup turun tipis hanya sebesar $3.60 atau 0.30% berakhir pada level $1,294.800 di divisi Comex New York Mercantile Exchange.
 
Sedangkan Index dolar AS disesi perdagangan Jum'at (17/6), ditutup turun sebanyak 48 poin atau 0.51% berakhir pada level 94.15, setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi 94.65 dan serendah 94.07.
 
Selama sesi perdagangan Jum'at berlangsung, pasar emas hanya terfokus pada sentiment pasar yang terus meningkatkan aliran safe-haven pada emas.
 
Pelemahan index dolar AS juga nampak sangat membantu harga eams bergerak stabil diatas level $1,290.000.
 
Memasuki seis perdagangan hari ini, pasar eams masih akan terus melihat perkembangan seputar polling Brexit. Penurunan Dolar pagi yang terjadi sangat tajam juga nampaknya akan mampu membawa harga emas naik secara berlahan.
 
Sepanjang sesi perdagangan berlangsung, pasar juga akan terfokus pada jadwal press conference Gubernur BOJ Kuroda pada pukull 14:50 GMT+7 dan member FOMC Kashkari pada pukul 23:30 GMT+7
 
Secara teknis, harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,307.800 - $1,276.200.